Showing posts with label i. Show all posts
Showing posts with label i. Show all posts

Monday, August 15, 2016

DEMOKRASI DAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN Oleh EKA YANUARTI M Pd I

DEMOKRASI DAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN Oleh EKA YANUARTI M Pd I




DEMOKRASI DAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN
Oleh : EKA YANUARTI, M.Pd.I



ABSTRAK

Demokrasi pendidikan adalah mengikutsertakan unsur-unsur pemerintah setempat, masyarakat  dan orang tua untuk saling bahu-membahu menyelenggarakan pendidikan yang dikehendaki bagi anak-anaknya, dengan berpedoman pada  ketentuan-ketentuan umum yang berlaku.
            Desentralisasi pendidikan diartikan sebagai pelimpahan kekuasaan dan wewenang yang lebih luas kepada daerah untuk membuat perencanaan dan mengambil keputusan sendiri dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi di bidang pendidikan, beserta masyarakat, pengelola dan pengguna pendidikan itu sendiri namun harus tetap mengacu kepada tujuan pendidikan nasional sebagian dari upaya pencapaian tujuan pembangunan nasional. .        
Kata kunci: Demokrasi dan desentralisasi pendidikan
 A.    Pendahuluan
Reformasi pendidikan, meskipun dikatakan oleh Surakhmad dalam buku Hardiyanto (2004:40) secara psikologis dan politis dirasakan amat terlambat dan secara teknisi dikatakan terlalu cepat, pada dasarnya merupakan salah satu tekad dan gebrakan bangsa Indonesia yang harus tetap dijaga untuk melakukan perbaikan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dari kondisi itu tidak mengherankan kalau kualitas pendidikan di Indonesia masih sangat memperhatinkan, berada pada urutan rendah dibanding dengan pendidikan di negara-negara lain baik pada tingkat regional maupun internasional.
Sebagai usaha untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia, pemerintah Indonesia melaksanakan keinginan reformasi dan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Wacana demokrasi dan desentralisasi pendidikan ini dimunculkan sebagai antisipasi terhadap masa depan yang semakin kompetitif di mana perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat.
Makalah sederhana ini akan membahas mengenai bagaimana munculnya  demokrasi dan desentralisasi pendidikan, apa makna dari demokrasi dan desentralisasi pendidikan, serta pelaksanaanya di Indonesia.

B.     Pembahasan
1.    Demokrasi Pendidikan
a.                                                          Munculnya Demokrasi Pendidikan
            Tantangan terbesar dalam dunia pendidikan adalah pemberlakuan era globalisasi, namun di sisi lain era tersebut akan memberikan peluang yang cukup besar dalam mengembangkan peran pendidikan dalam nuansa universal. Pendidikan pada era global mengharuskan suatu peran yang serba instan, baik dari segi pembaruan manajemen, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta nilai-nilai kebudayaan yang progresif.
            Penerapan demokrasi dalam sektor pendidikan merupakan suatu kerangka yang dapat menyerap berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat dalam berbagai kondisi heterogenitas, budaya, agama, serta geografis. Hal ini diharapkan agar pendidikan lebih mengedepankan keberagaman metode pendidikan yang mampu mengembangkan kemampuan masyarakat daerah secara professional serta dapat mengembangkan nilai-nilai kemasyarakatan dalam pergaulan nasional, maupun internasional.
            Demokrasi yang dikenal luas sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, ditandai dengan adanya pengakuan dan praktek persamaan hak dan kewajiban dalam masyarakat luas. Pendidikan berjasa dalam membentuk pondasinya seperti rakyat yang tahu hak dan kewajibannya, rakyat yang mengakui persamaan kedudukan di dalam hukum dan pemerintahan, membuka kesempatan yang luas bagi semua lapisan masyarakat dalam mencapai persamaan, dan membentuk rakyat yang kritis.
Go to link download

Sunday, August 14, 2016

Googler Spots A Pair Of Prescription Google Glass I Am Happy

Googler Spots A Pair Of Prescription Google Glass I Am Happy





I’m still interested to know why Google’s didn’t try to integrate the viewing cube into the glasses themselves, only because at certain angles you’ll likely get some pretty intense glare and reflections from two reflective sources. Even so, I’m looking forward to the day when this actually rolls out and fellow glasses-wearing techies can join in the Google Glass craze.


Are you also excited about prescription Google Glass? Let us know in the comments.


Source: Google+ via Phandroid




by Stephen Yuen via AndroidSPIN

Go to link download

Wednesday, August 10, 2016

Why I snubbed PDP offer by Edo widow

Why I snubbed PDP offer by Edo widow



Mrs Joy Ifijeh, the widow who was rebuked by Governor Adams Oshiomhole for blocking the road with her goods, says she snubbed the offer of N250,000 by the Peoples Democratic Party (PDP) because she was satisfied with the apology and offer of a job and N2m by the Governor.
She also said she is not ready to be used as a pawn by the PDP on the chessboard of politics, advising the party to give the said money to another widow instead.
She disclosed this during the presentation of her letter of appointment into the Edo State War Against Indiscipline to her by Special Adviser to Governor Oshiomhole on Media and Public Affairs, Mr Kassim Afegbua at the Government House in Benin City, yesterday.
According to her “I want to thank Oshiomhole sincerely for this appointment and I wish to state that I have forgiven him from the bottom of my heart. And for the money promised me by PDP let them give it to other widows. I do not need the money”.
She described the governor’s gesture as humane and promised to support the government policies and programmes in the state.
Earlier, while presenting the appointment letter, the Special Adviser to the Governor on Media and Strategy, Mr Kassim Afegbua,said “the appointment is in fulfilment of Comrade Oshiomhole promise to offer the widow employment into the service of the Government.
He said the appointment is effective from 3rd December. 2013, stressing that she would be expected to resume conform to the ethics of her position.
It will be recalled that Mrs Joy Ifijeh was on Monday offered two million naira by the Governor and also promised employment

Go to link download